Saturday, April 26, 2008

Sedikit tentang GPS

GPS bukanlah suatu terminologi yang asing untuk saat ini. Tapi seberapa pahamkah kita tentang terobosan teknologi yang luar biasa ini? Walaupun sudah dikenal secara global, namun sayang sekali masih terdapat banyak kesalahpahaman tentang GPS. Termasuk di kampus saya yang dulu, yang katanya merupakan perguruan tinggi terbaik bangsa (tapi kok jualan kursi ya?). Setidaknya dari yang saya tangkap di sebuah topik dalam sebuah forum maya di sana yang masih saya ikuti sampai sekarang. Saya pun tertarik untuk berbagi tentang GPS di topik tersebut, dan saya juga tertarik melakukannya di sini. Berikut postingan saya tersebut:

--------------------------------------------------------------------------------------------------

banyak yang salah paham ttg GPS sepertinya...
postingan yang paling menggambarkan soal GPS cuma dari si teguh.. ya iyalah, dah mastah ini...

gw nambahin dikit lah. jd yang namanya GPS itu bukan alat yang biasa tmn2 pake bwt tracking atw positioning itu. alat itu disebut receiver GPS.
GPS adalh sebuah sistem. sistem apa? sistem penentuan posisi berbasis satelit. terdapat tiga segmen/komponen penting dalam sistem ini:

1. segmen satelit
yaitu konstelasi puluhan satelit GPS yang mengorbit mengelilingi bumi dengan mekanisme tertentu demi tercapainya kebutuhan sinyal yang dibutuhkan saat melakukan sutu penentuan posisi (koordinat). yup, satelit2 ini memancarkan sinyal yang berisi informasi2 yang dibutuhkan dalam positioning dgn GPS.

2. segmen pengguna
nah di sinilah receiver GPS berada. GPS receiver sendiri secara garis besar dapat dibagi dalam dua kelompok. yaitu receiver tipe navigasi dan tipe geodetik.
receiver tipe navigasi yaitu receiver GPS yang biasa tmn2 gunakan selama ini untuk tracking, positioning sederhana dll. pada receiver ini, koordinat didapatkan dengan membandingkan kode yang di bawa sinyal dari satelit dengan kode yang dimiliki oleh receiver (menggunakan data fase).
tipe geodetik yaitu receiver dengan tingkat ketelitian jauh di atas tipe navigasi. pada receiver ini koordinat didapatkan kira2 dengan menghitung jarak dari satelit ke receiver (menggunakan data pseudorange). jarak tersebut kemudian digunakan dalam suatu model matematis penentuan koordinat (pengikatan ke belakang) untuk mendapatkan koordinat titik.

3. segmen kontrol
yaitu sistem kendali di permukaan bumi yang tersebar di seluruh dunia yang bertugas menjaga kestabilan dan meningkatkan kualitas sistem GPS secara keseluruhan.

ohya, sedikit meluruskan. navtar itu bukan nama satelit GPS. tapi GPS itu nama lengkapnya Navstar GPS (Navigation Satellite Timing and Ranging Global Positioning System). jadi ga ada istilah suka2 mendefinisikan. satu lagi, Glonas dan Galileo ga ada hubungannya dengan GPS. Glonass dan Galileo juga merupakan sistem penentuan posisi berbasis satelit seperti GPS. Kalau GPS dikembangkan oleh Dep. Pertahanan US, maka Galileo dikembangkan oleh Uni Eropa dan Glonass dikembangkan oleh Rusia.

btw ttg differential GPS postingan super g. konsep nya ga salah jg kok. yang dipaparkan disana berarti sistem DGPS. dimana terdapat stasiun2 yang memancarkan koreksi ke receiver di sekitarnya. jadi para pengguna receiver GPS navigasi dapat melakukan koreksi secara real time pada saat penentuan posisi. terdapat dua tipe DGPS, yaitu local area DGPS dan wide area DGPS. pada tipe geodetik differential ini juga diterapkan, baik secara real time maupun post processing.

satu lagi GPS bisa digunakan saat hujan. kl soal penghalang benar. krn bakalan ada efek mutipath (pantulan dari penghalang2 tersebut), jadi sinyal yang ditangkap receiver tidak murni dari satelitnya.

segitu dl dari gw..

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Yup, segitu dulu dari saya. Dan tentu saja cuma ada satu (?) kata yang paling tepat untuk mengakhiri postingan ini: CMIIW (correct me if i was wrong).

Saturday, April 19, 2008

apa kabar bidadari

apa kabarmu hari ini, bidadariku?
apakah ada lengkungan senyum itu di bibirmu hari ini?
apakah ada tawa lepas itu?

jangan khawatir, cantik
segunung cucian itu memang akan memenatkan tubuhmu sedikit
kamar berantakan itu pun akan membawa secuil cemberut ke wajahmu
tapi tidur siang mu setelah itu akan mengembalikan senyum itu lagi

apa kabarmu di hari sabtu yang cerah ini, bidadariku?
apa kau memikirkanku hari ini?
kalau pun tidak sungguh tidak mengapa bagiku
asal ada lengkungan senyum indah itu di bibirmu hari ini

senyum lah terus bidadariku
karna ingatan akan itu pula yang akan membuatku tersenyum

senyumlah bidadariku
cerahkan harimu
cerahkan hariku

Sunday, March 09, 2008

Save My Soul

Now I'm sitting here in the corner of my room
Staring through the window watching the sun goes down
And the shadows starts to creep across the floor
In this loneliness I'm crying in my bed

And the rain begins to fall down on me
As the sadness grows deep down in inside of me
And I feel a little insecure right now
I am crawling looking for a place to hide

So where have all my lights gone?
For I need to find a way out of here
In my every breath I am chanting your name
Give me strength so I can save my soul...

My mind keeps telling me to hold on
And it says I have to be a real man
I'm still wondering if I'll ever find my way
That leads me to your light, into your grace

So where have all my lights gone?
For I need to find a way out of here
In my every breath I am chanting your name
With my every breath I'm hoping
I can find the way to save my soul....

Padi

Tuesday, March 04, 2008

Mari Belajar

Kemarin malam saya berbincang dengan seorang teman. Banyak topik yang singgah dalam pembicaraan kami. Salah satunya adalah sebuah kegiatan yang sangat identik dengan kami saat kami berkuliah, walapun pada kenyataannya kami kuliah di tempat yang berbeda dan melakukan kegiatan tadi secara terpisah. Pada topik tersebut saya dengan sangat ceroboh telah menyombongkan diri betapa saya menikmati kegiatan tersebut karena saya merasa akhir-akhir ini sangat baik dalam mengerjakannya. Betapa saya begitu dominan dan menonjol dalam kegiatan tersebut.

Saat perbincangan usai, tiba-tiba saya teringat lagi dengan topik tadi. Kemudian saya tersadar bahwa saya sebenarnya tidak selalu bagus dalam kegiatan tersebut. Pada awalnya saya sangat antusias, saya selalu berusaha menonjolkan diri, betapa saya lah yang paling hebat, yang paling jago. Tapi lama kelamaan saya menyadari betapa bodohnya saya waktu itu. Disadari dan tidak ternyata saya telah banyak berbuat kesalahan. Saya merasa malu. Setiap saat saya mencoba mengevaluasi dan men-simulasikan diri dalam kegiatan tersebut dan selalu saja menemukan kelemahan-kelemahan pada diri saya. Akhirnya tanpa sadar saya telah menjadi orang yang sangat pasif dalam kegiatan tadi. Saya lebih banyak berdiam diri sambil mereka-reka apa yang seharusnya saya lakukan agar kembali aktif. Tapi semakin banyak saya berpikir semakin sempit pula kesempatan saya untuk kembali aktif. Hingga pada akhirnya saya benar-benar mundur dari kegiatan tersebut. Menenggelamkan diri dalam hal lain dan menghapus segala kenikmatan yang pernah saya dapatkan dari kegiatan tadi.

Lalu entah bagaimana saya kembali menekuni kegiatan ini. Saya kembali menikmatinya. Saya kembali menjadi orang yang aktif dan diperhitungkan lagi. Tanpa sadar, ternyata saya telah berubah. Ternyata saya telah mampu mengatasi kelemahan-kelemahan saya dulu. Bahkan saya kini selalu menemukan cara untuk menutupi kelemahan baru.

Tanpa sadar, ternyata selama ini saya telah belajar. Betapa saya telah berevolusi untuk mampu "bertahan hidup" di kegiatan tadi. Terus terang saya merasa takjub. Saya benar-benar tidak menyangka saya begitu lebih baik sekarang, dan saya yakin ada suatu proses di balik ini semua. Ya, proses belajar tadi. Dan hebatnya proses tadi terjadi tanpa saya sadari. Sungguh luar biasa Dzat yang memungkinkan ini terjadi...

Dan sayang sekali saya telah berlaku sombong kemarin malam. Itu dosa, saya yakin. Semoga saya tidak dihukum karena hal tersebut. Karena saya mengakui saya bersalah. Dan semoga saya selalu dianugerahi kemampuan untuk belajar. Amin..

Thursday, February 14, 2008

Think of Me

think of me
think of me fondly
when we've said goodbye
remember me
once in a while
please promise me you'll try

when you find
that once
again
you long
to take your heart back and be free
if you ever find a moment
spare a thought for me

we never said
our love was evergreen
or as unchanging as the sea
but if you can still remember
stop and think of me

think of all the things
we've shared and seen

don't think about the ways things which might have been

think of me
think of me waking
silent and resigned

imagine me
trying too hard
to put you from my mind

recall those days
look back on all those times
think of the things we'll never do
there will never be a day
when
i won't think of you

flower fade

the fruit of summer fade
they have the season so do we
but please promise me
that sometimes
you will think of me

OST. The Phantom of The Opera

Sunday, February 03, 2008

Silahkan Komentar

Sebelumnya fasilitas komentar untuk postingan-postingan dalam blog ini hanya terbuka bagi pemilik akun Google. Mulai saat ini settingan tersebut tidak saya gunakan lagi. Dengan demikian, (hampir) semua orang boleh memberikan komentar di sini.

Jadi, silahkan komentar...

Masa Laluku, Baginda

Wahai Baginda
Sang Raja Agung dari manusia
Penguasa waktu dan kehidupan

Wahai Baginda
Jika
Jika masa laluku bukanlah juga masa depanku
Maka hapuskan lah ia dari benak dan hatiku

Namun jika
Wahai Baginda Rajaku
Tempat ku meminta dan memohon

Namun jika
Namun jika masa laluku adalah juga masa depanku
Maka tunjukilah aku sedikit saja
Dan karuniailah aku kesabaran setelah itu

Agar aku bisa berteman lagi dengan kehidupan

Wahai Baginda
Kumohon kemurahanMu